Tuesday, February 16, 2010

Realita dari Sebuah Reality Show di Indonesia

Bisa kita lihat, reality show semakin menjamur di dunia pertelevisian Indonesia (aduh bahasanya :p). Dari yang bertema cinta seperti mencari jodoh; mencari anggota keluarga yang hilang, hingga yang bertema agama. Rating naik, acara menjadi semakin berlebihan alias lebay. Seperti beberapa hari yang lalu, saya nonton Take Celebrity Out Indonesia, lucu tapi kadang berlebihan, seakan hanya mencari sensasi.

Dan memang tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat Indonesia menyukai acara-acara semacam ini, termasuk saya, etss tapi itu dulu. Dulu saya hobby menonton sebuah reality show di salah satu stasiun swasta tentang pencarian anggota keluarga yang hilang, namun setelah mengetahui itu semua bohong dan rekayasa belaka, saya hanya bisa tertawa terhadap diri sendiri yang mudah di bohongi di setiap adegan oleh para aktor di reality show tersebut :p :p

Tidak berhenti sampai disitu, saya pun mendapat realita tentang kebohongan dari beberapa reality show. Realita ini aku dapat secara tidak langsung dari para pelaku :p

Realita pertama, yaitu :
Rekayasa sebuah reality show bertema cinta, tentang mencari seorang jodoh, dibawakan oleh group lawak Cagur, ditayang di sebuah stasiun TV Swasta. Reality show ini mempertemukan pria dan wanita yang sebelumny atidak mengenal sama sekali kemudian diadakan pendekatan hingga terjadilah sebuah perjodohan (lebay ga sih!?) hahaha.
Dan realitanya adalah sepupu saya pernah ditawari menjadi salah satu kontestan cewe dalam reality show tersebut, dan diberi upah sebesar Rp 1.000.000,- (ini waktu tahun 2008), lumayan kan!?


And the Last but not least, realita kedua, yaitu :
Rekayasa sebuah reality show yang sebelumnya saya bilang, tentang pencarian anggota keluarga yang hilang.
Ketika itu, saya sedang melihat profile sang klien, dan langsung kaget. Gimana enggak kaget?! Kliennya adalah teman SMA saya. hahaha. Kocaknya dia memakai nama yang sebenarnya bukan namanya. Dan lebih parahnya lagi, di dalam acara itu dia bercerita bersekolah di luar negeri dengan berbagai kekacauan di keluarganya. Ngakak deh ah! Karena sebenarnya dia kuliah di Indonesia. dan keluarganya baik-baik saja. Dan masih berbagai rekayasa yang dia ceritakan di reality show tersebut hahahahahahah. 



Nggak bisa apa kita membuat sebuah reality show yang benar-benar menyuguhkan sebuah realita?? Pasti ada saja yang direkayasa, dilebih-lebihkan, dan tentunya didramatisir.ckck


Gimana? Apakah masih berminat nonton acara yang katanya realita seperti itu?? Ya, kalau sekadar hiburan enggak ada salahnya kok :p






hehe, cheers :)
~Indah Prihandini~