Thursday, September 1, 2011

Debu, Terbang, dan Lupakan!


Sebuah pemaksaan rasanya jika saya menulis sepuitis ini dan sebelumnya, namun cukup nikmatilah dentuman maknanya. Jika tak layak tuk dinikmati, anggap saja semua itu hanyalah debu yang tak berdentum dan sejenak kau berpaling lalu terbanglah mereka seiring kau melupakannya.



Follow my blog with Bloglovin